Senin, 18 Oktober 2010

SEJARAH OPERA


Sejarah Opera



Sekitar tahun 1992, Jon Stephenson von Tetzchner dan Geir Ivarsey merupakan bagian dari sebuah grup riset di Televerket (sebuah perusahaan telpon asal Norwegia yang sekarang bernama Telenor). Grup tersebut mengambil peranan dalam mengembangkan ODA (Open Document Architecture), yaitu sebuah standar sistem penyimpanan dan pengambilan dokumen, gambar dan yang lainnya.


Grup ini juga mendirikan server Internet pertama di Norwegia dan home page di tahun 1993. Tapi mereka merasa bahwa browser yang mereka gunakan yaitu Mosaic mempunyai struktur yang biasa-biasa saja untuk digunakan secara efektif pada saat browsing. Oleh karena itu, grup ini tergerak untuk membuat sebuah web browser yang baru dari awal.


Diinspirasikan oleh proyek ODA tadi, mereka melihat suatu pasar potensial untuk membangun sebuah browser yang bisa beradaptasi dengan segala macam struktur web. Di akhir tahun 1995, Televerket berubah namanya menjadi Telenor dan disitulah perusahaan Opera Software dibangun. Produk mereka kemudian diberi nama MultiTorg Opera dan dengan secara cepat digunakan oleh komunitas Internet pada saat itu karena fitur Multiple Document Interface dan sidebar-nya yang membuat browsing beberapa halaman secara sekaligus menjadi lebih mudah.


Opera telah memelopori banyak fitur yang kemudian ditiru oleh browser lainnya. Contohnya, Opera adalah browser pertama yang mengintegrasikan gerakan mouse (mouse gesture) sebagai cara yang mudah untuk navigasi situs. Opera juga memiliki beberapa fitur orisinil, termasuk loading halaman di background, notes, penggantian skin, sesson management dan lain-lain. Selanjutnya Opera menjadi lebih terkenal dan sedikit "nakal" karena Multiple Document Interface yang bisa dibilang mendobrak tradisi web browser yang telah ada.


Opera 9.0

Salah satu dari tiga browser yang paling banyak digunakan di dunia. Opera kali pertama diluncurkan pada tahun 1996 sebagai shareware. Kala itu Opera 2.0 adalah satu-satunya lawan yang tangguh bagi Internet Explorer, karena bukan hanya interface-nya saja yang berbeda namun fungsi yang dimiliki browser ini sangat beragam. Ambil saja contoh fungsi tabbed browser yang saat ini digunakan oleh kebanyakan browser. Opera adalah browser pertama yang meng aplikasikan fungsi ini ke dalam browser-nya.


Fungsi yang ditambahkan adalah adanya tampilan secara thumbnail dari tab yang ingin Anda buka. Caranya cukup dengan memindahkan kursor mouse ke tab yang Anda inginkan, kemudian isi dari tab tersebut akan muncul dalam bentuk thumbnail.


Pada interface dari Opera tersebut, di sisi sebelah kiri disediakan side bar yang bisa tampil saat Anda mengarahkan kursor mouse ke sisi kiri dari Opera. Saat Anda klik, side bar tersebut akan muncul dan menampilkan beberapa tombol shortcut dari bookmarks, history, widgets, notes, transfer, dan links. Fungsi tambahan yang cukup menarik dan membantu untuk Anda yang membutuhkan akses tombol-tombol tersebut secara cepat.


Beberapa fungsi baru yang bisa Anda temukan saat menggunakan Opera 9.0 antara lain adalah:
- Content Blocking atau yang biasa dikenal dengan AdBlock.
- BitTorrent terintegrasi.
- Opera Widgets.
- Kemampuan untuk membuat search engine dari textfield.
- Site Spesific Preferences (pop-up blocking, cookies, scripts, user style sheets, useragent masking).
- New Installer. Tersedia dalam 30 Bahasa.
- Integrated Source Viewer.
- Untuk advanced setting configuration cukup ketikkan perintah opera:config.
- Tampilan thumbnails untuk setiap tab saat Anda meletakkan kursor mouse di atasnya.



Opera adalah browser yang kali pertama menerapkan tabbed browsing, kali pertama yang mendukung RSS, dan sekarang adalah satu-satunya browser yang terintegrasi sebagai BitTorrent client serta memiliki fungsi tab thumbnail (meskipun IE 7 memiliki fungsi yang hampir sama). Belum lagi fungsi dan fitur lain yang disertakan sangat membantu Anda dalam melakukan browsing. Namun tetap saja, entah kenapa browser ini kurang mendapat tempat dihati para user, yang saat ini sudah sangat familiar dengan Firefox.


Opera

Instalasi dan download Opera terbilang mudah. Dengan logo “O” berwarna merah , banyak kalangan yang mengakui kelebihannya. Walaupun kemampuannya boleh dibilang sudah bagus, namun web browser ini terus dikembangkan.


Browser ini, berisi berbagai tool seperti fit-to-window-width, fit-to-paper-width, peningkatan dalam menangani RSS, start bar untuk mempermudah akses ke fitur utama, serta automatic update.


Juga terdapat fitur yang menggunakan teknologi suara (Voice Interaction). Pengguna bisa melakukan browsing web menggunakan perintah suara, seperti ”opera next link”, ”opera back” atau ”opera speak”. Untuk perintah “opera speak”, dapat membuat Opera membacakan isi dari sebuah web atau e-mail.


Pengguna juga bisa mengimpor bookmark, e-mail, dan setting dari IE. Dari sisi user interface, Opera mudah dinavigasi. Meski tampak penuh, tapi interface Opera terlihat teratur. Selain kemampuan keamanan yang bagus, hasil Opera juga tak memboroskan memori komputer.


Kelebihan utama browser Opera adalah mampu menampilkan (load) halaman web lebih cepat, dengan kecepatan koneksi yang sama dibanding browser lain. Opera juga memiliki sejumlah fitur yang memudahkan berselancar di dunia maya. Link alamat web di Opera seolah sudah disiapkan dan termemori,sehingga membuka lebih cepat begitu mouse diaktifkan.


Kelebihan lain browser Opera adalah kemampuan membuka banyak halaman web dalam satu waktu sekaligus. Browser ini juga dilengkapi tabs yang memungkinkan beberapa situs terbuka bersamaan, tanpa harus membuka banyak jendela. Dengan demikian taskbar pada sistem operasi Windows tidak penuh, terutama untuk sistem operasi non-WindowsXP. Opera juga menyertakan penyaring pop up untuk menangkal iklan pop up yang menjengkelkan. Fitur lain, seperti mesin pencari Google yang sudah built-in dan penghitung waktu yang diperlukan hingga halaman web membuka sempurna. Pengguna juga bisa menggunakan skin untuk memodifikasi tampilan browser. Daftar history alamat web yang telah diselancari dengan Opera dapat dilihat pengguna. Dan, pengguna dapat menghapusnya dengan memblok alamat web yang bersangkutan. Bagi pengguna gadget mobile, fitur Fit-to-Window akan menyesuaikan halaman web dengan lebar layar atau jendela browser.


Kelemahan pada browser opera memungkinkan cracker untuk mencuri cookie, memalsukan alamat-alamat URL, atau melihat history dari browser pada PC. Namun kelemahan itu hanya terdapat pada Opera versi 7.53 dan versi-versi sebelumnya yang dioperasikan pada sistem operasi Windows, Linux, dan Mac juga memiliki kelemahan pada sistemnya. Kompabilitas dengan Explorer kurang, sehingga sering halaman yang rumit tidak bisa dibuka.


Browser ini kurang support terhadap ajax. Fasilitas-fasilitas di google seperti google calendar, google page, google spreadsheet tidak dapat dijalankan dengan opera.


Opera Keluarkan Versi 10 Beta Dengan Banyak Kelebihan Fitur Didalamnya
Opera baru saja mengeluarkan Browser Opera 10 Versi Beta dan kini telah dapat di download secara bebas. Berbagai fitur baru pastinya sudah dipersiapkan oleh opera versi 10 ini.


Salah satu fitur utama yang menjadi unggulan dan diandalkan adalah berupa opera “Turbo”. Fitur turbo dirancang untuk memungkinkan para penggunanya dapat mempercepat akses internet sekaligus menghemat bandwidth. Fitur ini sangat berguna untuk pengguna Internet yang menggunakan koneksi Internet yang lambat.


Opera versi Beta ini akan siap untuk digunakan pada Opera 10 versi finalnya nanti. Tab - tab pada Opera 10 versi beta dapat dilebarkan sehingga dapat menampilkan thumbnails dari situs-situs yang sedang dibuka diberbagai tab tersebut. Selain itu, fitur andalan opera yang sudah lebih dulu yaitu “Speed Dial” yang muncul pada setiap Tab baru kini dapat dikustomisasi lebih jauh.


Jangan khawatir, tentunya masih banyak fitur-fitur lain yang menjadi keunggulan dari versi 10 beta ini, termasuk juga cek pada ejaan yang dapat membuat tampilan klien e-mail jauh lebih baik. Selain itu Opera pun masih tetap mengusung dukungan sepenuhnya pada standar web yang memudahkan bagi para desainer web.


Fitur lainnya yang tertanam adalah fitur Auto-Update dan Automazed Crash Reporting, artinya browser ini mempunyai cara kerja Update yang otomatis, dan yang tidak kalah pentingnya adalah fitur “Automated Crash Reporting” pada Opera 10 versi Beta ini.

Keunggulan

Opera Mini terbaru mempunyai fitur yang tidak ada pada browser bawaan ponsel biasa yaitu mengupload file secara langsung. Opera Mini terkenal akan dengan kecepatan browsingnya yang cukup cepat, biasanya lebih cepat daripada browser bawaan ponsel. Keunggulan lainnya dari Opera Mini adalah tarifnya yang relatif lebih murah dari browser bawaan milik ponsel ini dikarenakan Opera Mini dapat mengkompres suatu halaman sampai 90%. Keunggulan yang menarik ialah dapat menyimpan halaman website yang dianggap penting atau menarik oleh penggunanya, dan selanjutnya disimpan di folder yang telah dipilih pengguna pada memori telepon atau kartu memori. Namun, kekurangannya adalah belum bisa mendownload aplikasi secara langsung sehingga jika melakukannya, pengguna harus keluar dari aplikasi Opera Mini dan menggunakan browser bawaan ponsel secara otomatis. Opera Mini juga dapat menyinkronkan bookmark, dan tekan cepat ke akun milik anda di Komunitas Opera[2].